PENGERTIAN PAMERAN
Pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.
Pameran merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan yang bertujuan mempertemukan antara produsen dan pembeli
Pameran adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen, kelompok, organisasi, perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan display produk kepada calon relasi atau pembeli
Adapun macam pameran itu adalah : show, exhibition, expo, pekan raya, fair, bazaar, pasar murah
Pameran
Pameran diartikan sebagai penyajian visual dengan benda-benda dua dan tiga dimensi, dengan maksud mengkomunikasikan ide atau informasi kepada orang banyak
Pameran merupakan suatu usaha untuk memperlihatkan secara sistematis model, contoh barang sesungguhnya, peta, atau gambar pada suatu tempat tertentu, dan dalam suatu urutan tertentu guna menumbuhkan perhatian pengunjung. Dengan demikian, hampir segala jenis media dapat ditampilkan dalam pameran
Manfaat Pameran
- Ditinjau dari jumlah sasaran yang ingin dicapai, pameran termasuk jenis metode penyuluhan yang menggunakan pendekatan massal
- Melalui pendekatan ini, banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan pameran, antara lain :
- Menarik perhatian dan meningkatkan pengertian banyak orang
- Memberikan alternatif berbagai usaha kepada pengunjung terhadap cara-cara baru
- Menumbuhkan daya tarik pada kegiatan-kegiatan terbarukan
- Memperlihatkan proses perbaikan berbagai macam teknologi dari masa ke masa
Jenis-jenis Pameran
Berdasarkan jenis barang dan konten yang dipamerkan dan menjadi trend sekarang terdiri antara lain :
Jenis Pameran Berdasarkan Waktu Penyelenggaraan
- Pameran Tetap (Permanent Exhibition) :
pameran yang menyajikan karya-karya koleksi secara periodik yang ditata berdasarkan konsep kuratorial dan diselenggarakan berlangsung minimal 1 kali dalam satu tahun
- Pameran Temporer (Temporary Exhibition) :
Pameran tunggal atau pameran bersama yang menyajikan karya-karya seni rupa dalam jangka waktu tertentu dengan waktu penyelenggaraan Pameran Temporer berlangsung minimal selama 10 hari, maksimal berlangsung selama 30 hari.
- Pameran Keliling (Traveling Exhibition) :
Pameran yang menyajikan karya-karya ke berbagai daerah di Indonesia dan atau di luar negeri dengan waktu penyelenggaraan Pameran Keliling minimal berlangsung selama 10 hari.
Media dalam Pameran
Untuk memanfaatkan rasa antusias masyarakat yang mendatangi pameran, maka pameran harus dibuat sedemikian rupa agar masyarakat lebih tertarik pada objek yang dipamerkan
Dengan demikian pelaksanaan pameran perlu direncanakan dengan matang serta perlu diperhatikan media apa saja yang kira-kira akan menarik minat perhatian
Pada dasarnya jenis media apapun dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu penyelenggaraan pameran, namun pemakaiannya harus disesuaikan dengan tujuan pameran itu sendiri yaitu menarik minat dan perhatian serta menggugah rasa penasaran
Mengingat pameran memiliki sifat “memperlihatkan sesuatu”, maka sebaiknya media yang digunakan adalah berupa media visual, atau media audio visual.
Macam Media dalam Pameran
- Media visual dua dimensi pada bidang yang tidak transparan.
Termasuk dalam kelompok ini adalah gambar, peta, grafik, bagan, foto dan poster. Berbagai macam papan seperti papan tulis, papan flanel, papan magnet atau papan peragaan merupakan media statis yang dapat dijadikan tempat dipasangnya media visual dua dimensi tersebut
- Media visual tiga dimensi.
Contoh dari jenis media ini adalah benda asli, model, barang contoh atau spesimen, mock-up atau alat tiruan sederhana, diorama, bak pasir, dll.
- Media 2 Dimensi
Media
2 Dimensi
Tips desain booth dan stand pameran agar performance dalam menampilkan produk bisa sukses sehingga menghasilkan keuntungan yang besar
• Pencahayaan yang Baik, berikan pencahayaan berupa lampu-lampu yang mengarah ke setiap item produk yang di tampikan. Hitung seberapa banyak lampu pada booth yang diperlukan dan perhatikan bagaimana pencahayaan dapat menarik mata Anda ke arah item. Tidak hanya dua atau tiga lampu setiap stand, beri beberapa lampu yang digunakan secara efektif untuk menyoroti bagian utama dalam booth
• Beri Ruang Terbuka, walaupun memiliki ruang yang cukup besar untuk pameran. Sebaiknya akses ke dalam booth Anda terbuka lebar dan tidak sedikitpun dari rak furnitur jalan masuk. Beri ruang agar leluasa bergerak di sekitar booth
• Penggunaan Warna yang Mencerminkan Produk, beri sentuhan warna booth dan stand pameran yang memiliki satu tema warna produk yang ingin di tampilkan. Sehingga terlihat nilai artistik pada booth anda
• Produk yang Menyatu dengan Tampilan Booth, seperti permaianan warna, buat tampilan booth sehingga bisa menyatu dengan tampilan produk. Misalkan dengan menambah aksesoris pendukung
• Tampilkan Produk dengan Dibuat Tingkatan, seleksi produk-produk anda, mana saja menurut anda menjadi primadona. Beri tingkatan pada display booth anda, sehingga memudahkan para pengunjung melihat-melihat produk anda
• Jangan Terlalu Banyak Menampikan Produk, meskipun sudah memposisikan tempat tampilan dengan baik dan ruang cukup. Jangan memberikan terlalu banyak pilihan produk di satu tempat tampilan, agar menghindari kesemerawutan
• Berikan Suasana Ceria dan Bersahabat, arahkan pegawai penjaga booth anda untuk memberikan pelayanan dengan murah senyum dan ramah tamah. Jangan biarkan sampai terlihat ada yang terlihat muka bosan dan hanya duduk-duduk saja, buatlah lebih hidup booth anda
• Kesan Pertama Booth, buat agar booth anda mendapat kesan pertama yang baik. Walaupun dari jarak jauh booth anda sudah terlihat menarik
• jangan berikan kesan kepada pengunjung betapa murahnya produk anda. WalaTampilkan produk berkualitas tinggiupun produk anda lebih murah dari saingan anda, buatlah lebih menarik dalam penampilannya. Misalnya dengan memberikan pelindung atau pembungkus agar terlihat produk anda lebih eksklusif.
PEO TEAM WORK
Pelaksanaan Pameran
Untuk menghasilkan suatu penyelenggaraan pameran yang baik diperlukan persiapan yang matang dengan tahapan berikut ini :
• Menentukan tujuan diselenggarakannya pameran
• Menenentukan tema pameran
• Membuat rencana materi yang akan dipamerkan
• Mengundang instansi, lembaga, organisasi profesi dan swasta untuk menjadi peserta pameran, berdasarkan rencana yang telah dibuat
• Mempersiapkan area pameran yang memadai berdasarkan jumlah peserta yang mengikuti pameran
• Menyiapkan juru penerang yang benar-benar menguasai materi
• Mengumumkan adanya pameran tersebut di tempat-tempat tertentu agar diketahui oleh masyarakat banyak, misalnya dengan penempelan poster, spanduk, atau pemanfaatan media massa lain
• Mempersiapkan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pameran
Kunci Keberhasilan Pameran : Sales Person
Tugas utama Sales Person memberikan informasi mengenai promo produk yang dipamerkan kepada pengunjung pameran dan harus memiliki kemampuan yang cepat dalam menangkap dan mengambil kesempatan prospek yang diinginkan. Syarat menjadi sales person yang sukses, yaitu:
• Seorang sales person harus mengetahui dengan detil mengenai dari pameran tersebut. Misalnya, di area seperti apa kita berada di pameran tersebut, siapa target pengunjung. Cari tau trend traffic tempat pameran berlangsung
• Persiapkan semua perlengkapan pendukung bahan jualan, persiapkan lebih dari pada kurang
• Jangan menunggu bola, tapi tangkap calon konsumen dengan cepat
• Tunjukan anda adalah sales person yang gigih, jangan biarkan kita hanya duduk namun gunakan kreativitas sehingga calon konsumen tertarik untuk mendekati stand pameran
• Jagalah penampilan, buat diri kita wangi dan siap menyambut tamu
• Apabila pameran sepi pengunjung , gunakan tenant atau stand tetangga untuk berbagi informasi. Intinya luangkan waktu yang bermanfaat.
• Datanglah lebih pagi ketika stand akan buka dan pulanglah pada saat stand telah tutup. Terkadang konsumen yg telah datang pada hari sebelumnya, baru memutuskan akan menjadi beli setalah keesokannya.
Source:
PENGANTAR MICE
Dosen Dr. MARIMIN, , M.Si
Komentar
Posting Komentar