Prosedur Penerbangan


What is Flight Procedure

Merupakan sebuah prosedur ketata-udaraan penerbangan yang diperuntukkan bagi pesawat ketika akan datang (arrival) atau berangkat (departure) di bandara

Aircraft Service
Di bandara yang bukan menjadi home base dari maskapai tsb., atau tidak melakukan RON (Rest Over Night) di bandara tujuan, maka semua pesawat pasti melaksanakan Arrival dahulu baru kemudian De-parture (Di homebase dan setelah RON adalah Departure dulu, baru Arrival pada senja atau malam hari, kecuali shuttle).

Arrival Procedures
- Saat approaching menuju ke aerodrome (A/D = A/P), yaitu 20 a-taupun 15 menit sebelum tiba, Pilot melakukan komunikasi dgn ATC memberitahu identitasnya dan meminta informasi cuaca serta panduan untuk pendaratan. Beberapa saat kemudian Monitor Informasi di bandara sudah memuat akan kedatangan pesawat ini.
- Pilot mengendalikan pesawat sesuai instruksi ATC dalam approaching to R/W. Pada saat ini, penumpang yang baru harus sudah siap di ‘boarding lounge’.
- Pilot mendaratkan pesawatnya (landing) sesuai giliran/ instruksi ATC. Pendaratan pesawat di ‘announcement’ kan kpd passanger yang baru, yaitu beberapa saat menjelang boarding (lazimnya      45-30 m) dan boardingnya nanti 20 menit sebelum pintu pesawat ditutup.
- Pilot mengendalikan pesawat taxing sesuai instruksi ATC menuju Ramp untuk unboarding & boarding maupun unloading & loading.
- Pilot memarkirkan pesawat sesuai panduan ‘signal man’ dan mematikan mesin. Pintu penumpang dan baggage compartment dibuka > unboarding & unloading. Bila telah siap dimasuki passanger yg baru, maka penumpang yg sudah menunggu di boarding room dimohon untuk boarding ke pesawat melalui pintu tertentu.
- Pilot memarkirkan pesawat sesuai panduan ‘signal man’ dan mematikan mesin. Pintu penumpang dan baggage compartment dibuka > unboarding & unloading. Bila telah siap dimasuki passanger yg baru, maka penumpang yg sudah menunggu di boarding room dimohon untuk boarding ke pesawat melalui pintu tertentu.

Departure Procedures
- Bila semua muatan yg baru sudah siap (passanger & baggage and also airmail) di dalam pesawat pada seat atau lokasi masing-masing maka Pilot menghidupkan mesin dan berkomunikasi dengan ATC meminta ijin bergerak/ taxiing menuju R/W dan selanjutnya ijin utk memasuki R/W lalu ijin untuk Take Off.
- Pilot menerbangkan pesawat menuju bandara tujuan berikutnya ataupun ‘turn back to home base’ atau bisa juga RTB.


Source:
Dosen Pengampu:TOMI AGFIANTO., S.ST., M.Par

Komentar