PEMASARAN INDUSTRI KELEMBAGAAN
ATRAKSI dan AKTIVITAS
Daya Tarik Wisata: alam, budaya, buatan, event dan sebagainya
AKSESIBILITAS
Dukungan sistem transportasi meliputi rute atau jalur transportasi, fasilitas terminal, bandara, pelabuhan dan moda transportasi
AMENITAS
fasilitas penunjang wisata yang meliputi: akomodasi, rumah makan, Hiburan, cinderamata, biro perjalanan, pusat informasi wisata dan sebagainya
PAKET PERJALANAN WISATA
paket-paket perjalanan wisata yang ditawarkan dan dikelola oleh biro perjalanan wisata
UNSUR PENUNJANG (MASYARAKAT, PELAKU, LEMBAGA)
Keberadaan dan peran masing-masing unsur dalam mendukung terlaksananya kegiatan pariwisata
LAYANAN PENDUKUNG
ketersediaan fasilitaspendukung yang digunakan oleh wisatawan, seperti bank, telekomunikasi, pos, rumah sakit, dan sebagainya.
PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA
(Buku Panduan DMO, Kemenbudpar 2010)
Tata kelola destinasi pariwisata yang terstruktur dan sinergis mencakup fungsi koordinasi, perencanaan, implementasi, dan pengendalian organisasi destinasi secara inovatif dan sistemik melalui pemanfaatan jejaring, informasi dan teknologi, yang terpimpin secara terpadu dengan peran serta masyarakat, pelaku/asosiasi, industri, akademisi, dan pemerintah yang memiliki proses dan kepentingan bersama Meningkatkan kualitas pengelolaan, volume kunjungan wisata, lama tinggal dan besaran pengeluaran wisatawan serta manfaat bagi masyarakat lokal.
KERJASAMA DAN KEMITRAAN PARIWISATA
- Pengelolaan destinasi pariwisata melibatkan berbagai pihak baik pemerintah, industri dan masyarakat yang saling terkait.
- Integrasi yang tinggi antara stakeholder pada suatu destinasi mempengaruhi perkembangan industri pariwisata.
Stakeholders
Pemerintah Masyarakat Swasta
BENTUK FASILITASI UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA
- Fasilitasi dan pembinaan pengelolaan Daya Tarik wisata
- Pembinaan kelompok sadar wisata
- Pembinaaan pengelola homestay di wilayah desa wisata
- Memfasilitasi forum kemitraan sesama pengelola destinasi pariwisata
- Pembinaan UKM
- Penataan sarana prasarana di wilayah desa wisata
- Pelatihan pemandu wisata
- Pendampingan event
KENDALA PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA
- Manajemen Daya Tarik Wisata lemah
- Daya saing dan daya jual Daya Tarik Wisata masih lemah
- SDM kualitas maupun kuantitas kurang
- Kurangnya pemeliharaan/pelestarian, Karena keterbatasan pembiayaan
- Sarana dan prasarana pendukung kurang,
- Akses menuju Daya Tarik Wisata belum memadai
- Investasi membangun Daya Tarik Wisata masih terbatas
UPAYA YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA
-Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota secara berkesinambungan memfasilitasi pengembangan daya tarik wisata.
-Membentuk jejaring promosi bersama/kemasan paket wisata terpadu.
-Perlu disusun regulasi yang mengedepankan tata kelola DTW dilingkup pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota.
-Perlunya proses perencanaan dan pengelolaan destinasi pariwisata, termasuk monitoring dan evaluasi pemanfaatan program program pariwisata.
POTENSI PARIWISATA PROVINSI JAWA TENGAH
DAYA TARIK WISATA (DTW)
ALAM: 212 buah
BUDAYA: 127 buah
HASIL BUATAN:170 bu
MINAT KHUSUS :31 buKANDR
LAIN-LAIN:72 Buah
DESA WISATA: 229 Bu
DESA WISATA
PERDA NO 2 TAHUN 2019 TENTANG PEMBERDAYAAN DESA WISATA
BANTUAN STIMULAN PENGEMBANGANGAN DESA WISATA JAWA TENGAH, 100
LOKASI MELIPUTI:
a. 5 DESA MAJU, @ RP.1M
b. 10 DESA BERKEMBANG, @500 JUTA
c. 85 DESA RINTISAN, @ 100
DIGUNAKAN UNTUK
a. PENGELDLAAN
B. PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR
C.PEMASARAN
d. PENGUATAN KELEMBAGAAN
a. KERJASAMA KEMITRAAN
6 EVENT INTERNASIONAL UNGGULAN JAWA TENGAH
Borobudur Marathon
Salo International Performing Art (SIPA)
Dieng Culture Festival
Festival Payung
Solo Batik Carnival
Festival Cheng Ho
FOKUS PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN JAWA TENGAH
DESTINASI PARIWISATA
- Pembangunan daya Tarik wisata/atraksi
- Pembangunan prasarana
- Penyediaan fasilitas umum
- Pembangunan fasilitas pariwisata
- Pemberdayaan masyarakat
Menciptakan meningkatkan kualitas produk &pelayanan kepariwisataan serta kemudahan pergerakan wisatawan di destinasi pariwisata.
INDUSTRI PARIWISATA
- Pembangunan struktur industri pariwisata
- Daya saing produk pariwisata
- Kemitraan usaha pariwisata
- Kredibilitas bisnis
- Tanggung jawab terhadap lingkunganalam &sosial budaya
Mendorong penguatan struktur industri pariwisata, peningkatan daya saing produk pariwisata, penguatan kemitraan usaha pariwisata. Penciptaan kredibilitas bisnis, & pengembangan tanggung jawab terhadap lingkungan.
PEMASARAN PARIWISATA
- Pengembangan pasar wisatawan
- Pengembangan citra pariwisata
- Pengembangan kemitaa Pemasaran Pariwisata
- Pengembangan promosi pariwisata.
Menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan produk wisata dan mengelola relasidan dengan wisatawan untuk mengembangkan kepariwisataan seluruh pemangku kepentingannya.
KELEMBAGAAN KEPARIWISATAAN
- Pengembangan organisasi pemerintah, pemerintah daerah, swasta, & masyarakat
- Pengembangan sumber daya manusia
- Pengembangan regulasi serta mekanisme
- Operasional dibidang kepariwisataan
Mengembangkan organisasi kepariwisataan, SDM pariwisata untuk mendukung meningkatkan kualitas pengelolaan& penyelenggaraan kegiatan Kepariwisataandi Destinasi Pariwisata.
Komentar
Posting Komentar