Biro Perjalanan Wisata (BPW)
Fungsinya sebagai mediator dan pengelola dari keseluruhan komponen pariwisata yang dibutuhkan oleh wisatawan selama melakukan kegiatan perjalanan wisatanya, haruslah memperhatikan bahwa produk yang disusunnya dapat memenuhi fungsinya sebagai untuk membantu wisatawan dalam memenuhi kebutuhannya akan istirahat dan santai untuk kebugaran jasmani dan rohani serta menghilangkan kebosanan terhadap pekerjaan atau kegiatan rutinnya yang diharapkan dapat mengembang kan personality, pengungkapan sikap mental, fisik dan spiritual
Tugas pokok Perusahaan BPW:
- Perencana
- Pengemas komponen perjalanan wisata meliputi sarana wisata, obyek dan daya tarik wisata kedalam bentuk paket wisata;
- Penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dengan cara menyalurkan melaui agen-agen perjalanan dan atau menjual secara langsung kepada wisatawan
- Penyediaan pramuwisata; pelayanan angkutan wisata: pemesanan akomodasi, restoran, tempat konvensi dan industri pariwisata lainnya; pengurusan perjalanan dokumen penyelenggaraan perjalanan ibadah dan penyelenggaraan paket incentive tour.
- Paket wisata adalah suatu rencana kegiatan wisata yang telah disusun secara tetap denga harga tertentu yang mencakup transportasi, hotel atau akomodasi, obyek dan daya tarik wisata serta fasilitas penunjang lainnya yang tertera dalam perjanjian paket wisata tersebut
Catatan: perlu diperhatikan kemampuan seorang tour planner dalam menangkap tren yang berkembang pada pasar dan tidak melakukan penyusunan paket wisata berdasarkan selera tour operator itu sendiri
Biaya Paket Perjalanan Wisata
Ada beberapa jenis biaya yang harus diperhatikan dalam metode cost plus pricing
- Direct cost, biaya langsungadalah semua jenis biaya yang secara langsung digunakan dalam produksi paket wisata. contoh : biaya akomodasi, transportasi, guide fee, dan lainnya
- Indirect cost, biaya tidak langsung adalah semua jenis biaya yang tidak langsung digunakan dalam pembuatan paket wisata. Contoh: 9aji karyawan, biaya marketing biaya pengembangan.
- Saving cost/ spare cost, adalah perhitungan biaya yang digunakan untuk berjaga-jaga apabila terjadi perubahan biaya yang tidak direncanakan.
- Fixed cost ( biaya tetap ) yiatu biaya yang dikeluarkan dalam jumlah yang tetap dan tidak berkaitan dengan jumlah wisatawan. Contoh: transportasi, toll parking. tour guide dan lainnya.
- Semi variable cost, adalah biaya variable yang dibebankan kepada wisatawan dengan tidak memandang jumlah wisatawan tersebut, misal : charter traditional performance dance, tip dan lainnya.
- Variable cost, biaya yang harus dikeluarkan berdasarkan jumlah wisatawan, contoh : akomodasi, makan minum, tiket, admission fee, asuransi dan lainnya
SIFAT WISATA
1. Tidak diolah dalam satu kemasan sebagaimana produk industri lainnya.
2. Untuk mengkonsumsi wisata, konsumen harus mendatangi tempat wisata.
3. Merupakan beberapa komponen yang menjadi mata rantai yang saling terkait.
4. Wujudnya merupakan jasa pelayanan.
5. Produknya tidak akan habis dikonsumsi.
6. Permintaannya sangat dipengaruhi faktor politik, sikap masyarakat.
Source:
Nanang Wijayanto, M.MPar
Praktisi dan Akademisi
Komentar
Posting Komentar